Korupsi Itu Gak Logis

UANG KORUPSI gray

Assalamu’alaikuum.. hehe..

Ini adalah bener-bener postingan kilat, maksain diri untuk nulis, walaupun cepet-cepet dan pendek. Adalah hasil ngobrol-ngobrol sama seorang dosen psikologi yang juga belajar ilmu filsafat dan agama. Sebenernya simpel sih bahasannya. Tapi entah kenapa pengen aja diposting di blog. Yaa.. anggep aja biar gak lupa.

Ngomongin soal korupsi, apalagi di Indonesia, kayaknya emang gak bakal abis-abis. Saat tulisan ini diposting, nominal minimal tindak korupsi yang diusut adalah 1 milyar. Artinya, kalo ada seseorang yang melewati batas itu, sudah layaklah dia ditangkep KPK dan disebut koruptor, tukang makan duit orang, duit rakyat. Lalu gimana dengan besaran uang yang jauh lebih kecil? Kenyataannya, kita semua rentan terhadap perilaku itu, entah miskin atau kaya, dengan berbagai macam penyebab. Gak ada hubungannya sama agama, karena terbukti yang sekarang pada ketangkep, juga justru orang-orang yang keliatannya cukup religius. Lantas, apa yang salah?

Secara simpel, kenalan saya dosen ini berpendapat, “ada logika dalam Islam yang orang-orang itu lupa, Han” | ??? . Lalu dia menjelaskan:

1. Untuk setiap muslim, kita semua seharusnya tau dan sudah meyakini, bahwa rejeki orang itu sudah ada jatahnya masing-masing. Yang artinya apa? Rejeki kita itu sungguh-sungguh sudah ada takarannya, dan tugas kita hanyalah menjemputnya. Kalo kita korupsi, tapi memang belom rejeki, toh korupsinya belom tentu berhasil juga toh? Karena memang apa yang akan kita dapat itu sudah ditentukan. Lalu untuk apa kita menjemput rejeki kita dengan cara yang dimurkai Allah dan dibenci manusia?
2. Orang yang korupsi sebenarnya dia bukan mengambil harta orang lain. Karena ada istilah “rejeki itu gak akan ketuker”. Apa yang dia dapat adalah rejeki dia sendiri, hanya mungkin dengan mempercepat yang belum saatnya. Jadi, sebenarnya, untuk apa???

Bahasan simpel kan? Tapi entah kenapa saya kagum aja sama beliau pada saat ngomong begitu. Mungkin karena memang tipe orang yang bisa mensinkronkan ajaran agama dengan logika yang bisa diterima orang lain.

Intinya sih, kesimpulan semua ini, dalam Islam, korupsi itu bukan cuma haram, tapi juga sebenarnya gak logis. Titik.

 

Di dalam ruang yang atapnya gemuruh bunyi hujan,
Terima kasih untuk Pak Hakam,

Jakarta,
2014

 

Update:

komen-1

Repost dari fb sebelum ada yang komen sama di sini.

 

Disclosure: ini adalah hasil repost dari http://hanirosidaini.blogspot.co.id/2014/12/korupsi-itu-gak-logis.html untuk tujuan integrasi blog
Advertisements