Business Ideas

Halo semuanya!

Akhirnya mulai hari ini (24 Desember 2018) aku nambah menu baru di blog ini, yaitu: Business Ideas. Sesuai namanya, halaman ini akan berisi ide-ide bisnis yang kepikiran, gak sengaja ditemukan, atau memang udah dipikirin tapi gak sempat dieksekusi. Daripada terpendam di kepala gak jadi apa-apa, aku pikir kenapa nggak di-share, kali aja sedikit banyak bisa menstimulus diri sendiri dan orang lain yang kebetulan baca. So, enjoy!

 

  1. Buka Training Servis Hape

Hasil ngobrol sama tukang servis di mall Ambas (spesifik iPhone), ternyata mereka yang buka jasa servis hape itu adalah para lulusan pelatihan. Biaya pelatihannya lumayan loh; 20 juta (di tahun 2018), dan itu bukan time-based, tapi target-based training, yaitu pelatihan dengan target sampe bisa. Kelebihan lainnya, kalau ada iPhone2 keluaran baru, para peserta akan dapet training tambahan lagi, GRATIS. So, pelatihan ini menurut gw utamanya punya dua kelebihan, yaitu garansi dan networking. Garansi dalam artian mereka yang sudah bayar akan terjamin bisa mengaplikasikan kemampuannya untuk menghasilkan uang lagi, sedangkan keuntungan networking ada di pengelolaan para peserta dan komunitasnya, sehingga jangan heran, walau banyak tempat servis, tapi mereka saling berkomunikasi dan bekerjasama untuk saling menguntungkan. 

2. Join Afiliasi E-commerce

Termasuk Amazon, Shopee, dll.

3. Bagbnb

Ide ini gw dapet waktu di Sydney. Waktu itu gw mesti naro atau nitipin tas supaya seharian bisa jalan-jalan di city tanpa bawa bags (karena udah check out dari hotel, tapi baru akan ke Canberra malem harinya). Singkat cerita, gw nemuin di internet namanya bagbnb, yaitu semacam airbnb tapi untuk tas dan koper. Biayanya $16/day. Tempat penitipannya bisa berupa rumah, toko, bahkan bisa space kosong aja buat naro barang. Kebetulan hari itu gw dapet di restoran, lokasinya deket Central Station. Menarik banget sih menurut gw bisnisnya.