Belajar Bahagia Dari Isi Bensin

photo6305233267699329056

Kartu MyPertamina saya. Bukan pesan sponsor.

 

Pelajaran hidup itu nyatanya bisa datang dari hal-hal sederhana. Contohnya kemarin, saat saya hendak isi bensin di SPBU Pertamina. Karena tertarik dengan promo program ‘Berkah Energi’, dimana jika kita isi bensin dan bayar dengan menggunakan kartu MyPertamina kita bisa dapat poin dengan hadiah umroh, mobil, motor, dll, saya pun ambil kartu MyPertamina saya di dompet dan bilang ke petugas, “Saya mau bayar pakai kartu ini ya”. Selesai isi tanki bensin, petugas pun memproses kartu tersebut di mesinnya, saya masukkan PIN dan menunggu proses pembayarannya selesai. Tapi ternyata transaksi gagal. “Mungkin salah PIN, mba”, katanya. Maka akhirnya dicoba lagi, dan tetap gagal. Di kali ke-empat, dia bilang, “Boleh coba cek saldonya dulu, mba?”. “Wah, sembarangan. Masa kartu saya dianggap kurang saldo, haha.. “, pikir saya. Tapi ya sudah, kami coba lagi, dan tetap gagal juga. Akhirnya dia memutuskan restart mesin dan menemukan fakta bahwa mesinnya memang sedang tidak terkoneksi jaringan, jadi tampilannya tulisan error saja. Karena sudah menunggu dan ternyata hasilnya demikian, akhirnya dia minta, “Kalau cash aja gimana nih, mba?”. “Hmm… Asalnya saya bayar pakai ini karena mau ikut itu sih”, sambil menunjuk ke spanduk program ‘Berkah Energi’. “Iya mba, maaf. Tapi mesinnya kalau sudah begini memang jadinya tidak bisa transaksi apapun”. Sedikit banyak saya pun kesal karena ini bukan yang saya harapkan.

Sekelebat pikiran saya jadi tiba-tiba teringat obrolan dengan seorang kawan. Satu kali dia sempat menasehati saya, “Han, yang bikin kita kecewa itu sebenarnya bukan suatu hal, kondisi, atau orang lain, tapi adalah ekspektasi kita sendiri atas mereka. Tidak sesuai ekspektasi -> kecewa -> tidak hepi. Jadi bisa dibilang, kalau kita tidak ingin banyak kecewa, yang berujung pada tidak hepi, maka kuncinya adalah menjaga ekspektasi kita 0 (zero expectation)”. Walaupun menurut saya, ekspektasi itu tidak akan pernah bisa 0, tapi hanya bisa diminimalisir, sehingga saat itu saya bilang (yang akhirnya akan saya jadikan sebagai quote saya sendiri): Continue reading

Advertisements

Sheryl Sandberg – Lean In (Part 3)

In the 2nd chapter: Sit at The Table, Sheryl slapped me with her blatant truth about psychological tendencies that woman have. Something that might seems obvious, but we often reluctant to admit (like the institutional obstacles are not enough -.-“)

As woman, we rarely think about deserving achievement, position, or even compliment. We often give lower scores to ourselves about anything, while men do the reverse. Eventhough we’re good at something, we usually haunted by insecurity that we’re not good enough, there’s still a lack of something, and so on. When somebody congratulates us for a good news that they heard, we feel that we already being fraudelent and fooled them. When a plan gone aint as we wish, we always search the bad side and drop into a great degree (compared to men, who even can take that so easily). And know what? To complete all those messy feelings, these mental problems for women could take very serious impact for a long time. Oh, well~

And yea.. anyway, I got a new term from this chapter, that is: Impostor syndrome – phenomenon of capable people being plagued by self-doubt. Coz, for example, even when a woman was offered an executive position in a company, while everybody thinks that she is the fittest person for it, she herself might think hundred times more than man to receive and say “yes, I’m ready”. Hufft~

I think everybody should know this. Be a woman and a leader is not easy. We really need to adjust our intellectual and emotional capacity. Me myself is gonna practice more each day.. to think slightly like a man.. just feel good about achievement, regardless to its imperfection.. give higher scores to myself and feel deserve about many great things.. to not so desperate when bad luck comes… courage to take risks and make any opportunities fit for us… enjoy the life, coz the ups and downs are unavoidable. Just let it flow, Hani.. just let it flow.. not go with the flow, but GROW with the flow.. coz your happiness is all depend on you.
Wish me tons of lucks. Cheers!